Merawat Makam, Merawat Ingatan: Aksi Bersih-Bersih Makam Korban Peristiwa Mandor di TPU Sungai Bangkong

SUNGAIBANGKONG – Menjelang peringatan Hari Berkabung Daerah Kalimantan Barat, sebuah aksi sosial sarat makna digelar di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sungai Bangkong, Jalan Putri Dara Nante, Kelurahan Sungai Bangkong, pada Jumat, 26 Juni 2026.

Melalui tajuk "Merawat makam, merawat ingatan," aparatur Kelurahan Sungai Bangkong bersama warga setempat bergotong-royong membersihkan makam para korban Peristiwa Mandor yang dimakamkan di lokasi tersebut.

Penghormatan bagi Para Pejuang dan Korban Sejarah

Menggunakan peralatan kebersihan seperti sapu lidi, cangkul, dan parang, para peserta aksi tampak khusyuk membersihkan rumput liar, ilalang, serta semak-semak yang tumbuh di sekitar area nisan para korban. Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan mendalam sekaligus mengenang jasa serta pengorbanan para tokoh dan warga yang menjadi korban dalam tragedi sejarah kelam Peristiwa Mandor di Kalimantan Barat.

"Aksi ini bukan sekadar agenda bersih-bersih biasa, melainkan cara kita menghargai sejarah. Dengan merawat makam-makam ini, kita menjaga ingatan kolektif generasi muda agar tidak melupakan perjuangan dan pengorbanan para pendahulu kita," ujar perwakilan di lapangan.

Sinergi dan Kebersamaan Warga

Suasana gotong royong begitu terasa dari keterlibatan berbagai elemen masyarakat, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, hingga anak-anak yang turut hadir membantu. Selain membersihkan makam pahlawan/korban peristiwa Mandor, momen ini juga dimanfaatkan untuk menata kebersihan lingkungan TPU secara umum agar terlihat lebih rapi dan terawat.

Pihak Kelurahan Sungai Bangkong menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga yang telah meluangkan waktu dan tenaganya dalam aksi sosial ini. Semoga nilai-nilai perjuangan senantiasa hidup dan tertanam kuat di sanubari masyarakat.